Dia...

Dia...
yang menguncup malu saat diam-diam tersenyum dan kau ketahui,
yang menguncup malu saat sorot mata itu menangkap polah bodohnya,
yang menguncup malu saat memotret senyuman kecil itu dari kejauhan
Dia...
yang selalu gagal menatap mata itu kala berbincang,
yang selalu gagal merahasiakan senyum malu dihadapanmu,
yang selalu gagal menutupi perasaan yang entah apa namanya

Dia...
yang diam-diam suka kini tiba-tiba cinta
yang diam-diam kagum kini tiba-tiba menggila
yang diam-diam kini tiba-tiba...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat Rasa

Aku Menulis Seperti Angin Berhembus Di Telinga

Kosong