Masih Imaji
Coba tanyakan pada hatimu Masih adakah aku? Ada yang selalu hidup dalam tulisan Dari awal entah akan sampai muara atau tidak Selama hati mudah berimaji dengan pena ini akan tertulis cita cinta denganmu Merapalkan segala mantra untuk bertahan dalam imaji Sekuat batu karang, kian lama pun terkikis Entah kapan logika menepis imaji manis Akankah kau kembali menjadi pengecut? Hanya ketahui lalu kembali menepi karena nyali ciut -Pena Biru-