Pada Kenyataan yang Bagaimana Kita Disatukan Semesta?
Datang dengan rasa abu-abu Ingin tapi tak ingin Harap tapi tak harap begitu ujarnya Lalu mengapa kuharus susah payah? Mencoba peruntungankah? Asa itu masih ada meski hampa Seketika kembali muncul mengoyak rasa Namun masih dan pasti sia-sia Pada kenyataan yang bagaimana, kita disatukan semesta? -Pena Biru- 8 Juni 2022