Untuk kamu




untuk kamu yang nanti mengisi hatiku, aku hanya ingin katakan. Jangan pernah kamu tanya mengapa aku sendiri hingga akhirnya menemukanmu. Jangan pernah tanya bagaimana kisah terakhirku sebelum bersamamu. Jangan pula tanyakan apa yang membuatku sesakit itu merasakan patah hati. Terlebih untuk bertanya siapa yang telah berhasil membuatku jatuh hingga sulit bangkit mengusap lara.

Untuk kamu yang nanti mendampingiku, itu hanya cerita lama yang kamu tak perlu tahu apapun sakit yang pernah digoreskan olehnya. Hal terpenting disini, aku hanya ingin kau tahu dan berbangga hati. Padaku yang hampir putus asa, hampir tak ingin bertemu kembali dengan cinta. Padaku yang dengan bodohnya menangis tak henti menatap sosok yang berjalan menjauh. Padaku yang terlalu mencinta hingga akhirnya terluka.

Untuk kamu yang ku percaya seumur hidup. Kamu hanya akan tahu sosok disampingmu ini adalah sosok yang tegar, kuat, ceria. Tanpa tangis sedu, tanpa goresan luka hati, dan tanpa bayang masa lalu. Kamu hanya tahu diriku yang telah menjelma menjadi hadiah terindah untukmu. Kau hanya perlu menjaganya. 

Untuk kamu yang mencintaiku sepenuh hati. Jagalah cahaya yang selalu ku beri untuk menerangi sisi gelapmu. Hanya itu yang perlu kamu lakukan. Jangan beri tangis, setetes pun. Aku gadis yang rapuh, terlebih perasaanku. Senyum ini boleh jadi hanya topeng ketika tangis. Jangan harap kau melihat ku menangis kala tersakiti. Karena aku tak mau satu orang pun mengetahui.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat Rasa

Aku Menulis Seperti Angin Berhembus Di Telinga

Kosong