Kau dan Kalimat Lampau

Kala itu kutersipu ditiap kalimatmu
Rindu teruntuk kamu selalu memeluk erat tubuhku

Hanya keinginan dapat menatapmu,
dengar suaramu, ramah sapamu,
surga janjimu

Terlalu damai kuterbuai
hingga terhempas pada jurang andai-andai

Ternyata kau tengah bergurau
dan aku begitu terlena
Hingga kini suaraku parau
Pilu sendu pada kalimat lampau

-Pena Biru-
Yogyakarta, 4 Desember 2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat Rasa

Aku Menulis Seperti Angin Berhembus Di Telinga

Kosong