Sajak #3

Aku mencintaimu tanpa tapi
Maaf bila caraku terlalu menyakiti
Selalu ada sakit hati tapi rasa itu tak pula mati
Sesekali meyakinkan diri bahwa kita akan terus saling menyakiti kemudian memilih pergi

Tapi nyatanya tak ada keinginan panjang untuk menghilang
Sumpah serapah kala gelisah, selalu kalah oleh petuah

Kesadaran diri kian hari kian tegak menyadari
Bahwa keegoisan harus dibasmi
Sudah seperti benalu di kanan dan kiri
Kehadirannya menggerogoti ikatan janji

Tapi semesta selalu mengamini doa yang kulangitkan pada Tuhan
Membawamu, perasaanku, serta rinduku menjadi satu 
Meneguhkan hati yang rapuh, untuk kembali berjalan beriringan
Semoga Tuhan selalu sampaikan rindu yang kutitipkan dimalam syahdu

-PenaBiru-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat Rasa

Aku Menulis Seperti Angin Berhembus Di Telinga

Kosong