Semesta Mengamini

Ketika anak Adam sibuk merangkai mimpi, anak Hawa sibuk mengiyakan mimpi

Terus menerus membangun harapan yang membahagiakan diri 

Menguliti pahit-pahit yang sebenarnya tengah dan akan terjadi
Karena sebenarnya Tuhan telah peringati hati 

Kesibukan membangun asa hati membuat anak manusia tersebut lupa diri 
Bahwa suatu saat nanti akan ada yang menyakiti dan disakiti
Atau bahkan keduanya saling menyakiti

Namun apa boleh buat jika sudah kehendak hati 
Berharap semesta mengamini

-PenaBiru-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat Rasa

Aku Menulis Seperti Angin Berhembus Di Telinga

Kosong