Doa Untuk Rindu

Lihat di sudut malam kelam, masih ada satu titik yang benderang 

Kukira itu rindu yang selalu kutitipkan untukmu

Ternyata, titik itu adalah rindumu yang teramat...

Kau selalu menanti kata demi kata, kalimat demi kalimat rindu yang kususun penuh romansa

Karena hanya dengan itulah rindu milikmu dan milikku beradu

Namun aku takut salah menjabarkan, takut hingga nyaliku kecut

Jikalau rindumu yang benderang bukan untukku, justru untuk dia sebagai penggantiku

Tak apa, berarti Tuhan tak mengabaikan janji yang kami sepakati

Selalu kusemogakan, agar kau tumbuh lebih baik bersama dengan yang baik, karena rasa syukur yang membuatmu lebih baik pada Tuhan




-PenaBiru-
20 Juli 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat Rasa

Aku Menulis Seperti Angin Berhembus Di Telinga

Kosong