Hamba yang Lelah

Ada yang lelah menengadah, seraya melantunkan satu nama

Ada yang lelah menengadah, seraya melantunkan beribu harapan dan ampunan

Tak berdaya raganya menerima entah apakah ini jawban dari Tuhan atau bukan, jelasnya ia tak kuasa

Hatinya terpaut pada satu janji yang diikrarkan berulang kali

Hatinya mengharap pada ketidakpastian

Berapa lama lagi ia harus membangun kembali iman untuk kembali pada jalan Tuhan?

Detik ini ia tengah merasa lelah, pada Tuhan ia kecewa, pada Tuhan ia marah 

Bahwasanya ketika doa atau bisa dibilang permintaan paksanya tak terealisasikan, hatinya berontak

Sejatinya ia mengerti, Tuhan tidak pernah mengecewakan hati seorang hamba yang berharap pada-Nya

Hanya saja, harapan hamba-Nya terlalu besar dengan tonase paksaan 

Ketika sudah kecewa, murkalah ia

Tuhan hanya tersenyum di atas sana, memberikan kesempatan berulang pada kesalahan yang berulang

Semoga harapan dan hatimu lekas sembuh 





-Pena Biru-
5 September 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat Rasa

Aku Menulis Seperti Angin Berhembus Di Telinga

Kosong