Hanya Sisa

Deru ombak memenuhi telinga, merdu
Ombak menyapu habis seluruh rindu
Rasa tak ingin memejam, meski sedetik 
Kenangan berputar membersamai rintik 

Hai angin, sudah kau sampaikan seluruh rasa? 
Bukan tak ingin lupa, biarlah cantik sedemikian rupa
Ada kala merindukan yang sendu
Namun tak melulu ingin berseru 

Tuan dan Puan selalu merindu 
Ada satu ruang yang menerus tak mampu terganti
Disitulah Tuan dan Puan bertemu
Kenangan melebur, puruk-parak hati 


26 Juli 2022
-PenaBiru-


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat Rasa

Aku Menulis Seperti Angin Berhembus Di Telinga

Kosong