Luka Dan Asa

Ada masa, yang luka kan sembuh
Luka pula yang membuat diri ini tumbuh
Semua luka akan lewat
Pada waktu yang benar-benar tepat

Tak semua asa lepas dengan ikhlas
Harus terus dipaksa, meski membekas 
Lepas meski tak punah 
Hanya diredam agar tak terus membuncah

Luka masa lampauku terbuka
Seberapanya menganga, jelasnya tetap luka
Entah ini luka atau asa?
Asa terpendam yang usang, seperti temukan cahaya

Kalut carut marut 
Apa-apa yang membuat kesadaran goyah
Tak mau masa-masa terenggut
Sungguh rindu, tiap detiknya ingin kupecah

Terlalu dalam apa yang pernah padam
Nyatanya hanya satu
Rasanya temaram
Dan dada terus pilu

-Pena Biru-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berat Rasa

Aku Menulis Seperti Angin Berhembus Di Telinga

Kosong